
IRONIS. Sore tadi untuk kedua kalinya team bisnis meneleponku mengabarkan kenaikan peringkatku, satu step lagi di atas yang kemarin (thanks God, really do, ternyata memang aku bisa) Rasanya nikmat. Tak sabar segera pulang mengabarkan pada dia yang mungkin kini telah lelap. Yah. Ironis. Malam ini mereka telah lelap sementara aku masih di sini bising printer yang pekak. Sinar surya pagi mulai malu malu mengintip dari celah cahaya. Ahh, senja sudah meretas, pagi sudah menjelang. Dan aku masih di sini.
Ini bukan hidup yang aku inginkan.
Bangun pagi. Pulang pagi. Once again, miss your kiss in the morning. I miss you, Dear. And your smile as warm as the morning light. Senyum matahari pagi jam delapan pagi.
Aku ingin segera menyelesaikan perjalanan ini.
Walk a way from this long long boring road, ... to the diamond path ... God bless me.
(ditulis jam setengah dua pagi, didiponegoro)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar