Senin, Juni 23, 2008

DUA HARI SEPERTI SELAMANYA


Pernah merasa waktu begitu cepat berlalu? Seperti misalnya, lagi dikejar deadline. Uff, rasanya waktu berlari dan kita terlalu sulit mengimbangi karena tali sepatu kita terikat. Hahaha, maksudnya??? Ngacau – biasa.
Sebaliknya, kadang terasa waktu jalan lambbbaaaat banget. Seperti misalnya, kita lagi ada dating dengan someone special. Duh, waktu nunggu jam kencan luamma banget.
Ini juga yang kurasakan saat ini. Hanya dua hari dan itu terasa selamanya.
Kita pernah terpisah lama dengan orang yang kita cintai.
Dia, sekitar 3 bulan. WOOWWW!!! Fantastis ... waktu selama itu ...
Aku, ‘hanya’ 3 minggu. Dan itu perih banget. Entah kenapa ya, sesuatu yang kita tunggu, kita arepin terasa lambat sekali untuk kita raih. Itulah perjuangan. Itulah kesabaran. Dan perjuangan dan kesabaran itu ada buahnya. Nikmat.
Well, aku menunggu nikmat setelah dua hari ini.
Apa jadinya? Entah jadi mengada, atau justru tiada. Rasanya perih. Sesak. Miris. Dan aku tahu, pertanyaan berikutnya adalah : KENAPA atau MENGAPA atau WHY.
Sama ... saja ... !!!
Sayang, kita harus relakan. Kita menyadari dimana hati ini berada. Untukmu. Untukku. Untuk kita. Ini begitu indah. Terlalu indah untuk dijadikan tiada ... We have learned how to love. Now we have to learn how to let it go.i.love.you.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar