Sabtu, Desember 06, 2008

blackout, lagi.

aku benci bila sedang blackout
apalagi lagi sendiri nggak ada teman disampingku
aku bingung saat tersadar - mengumpulkan sisa ingatan sebelum saat itu terjadi
yang terparah saat di bis yang mengantarku dari jarak dua kota
aku benci - hanya dengan melihat dan mengingat hal kecil
hitam. gelap. lalu semua hening. tanpa bunyi.
lalu bisingnya suara. sinar yang menyilaukan. serpih yang terberai.
akan sampai kapan?
harusnya aku segera mencari tau.
tapi entahlah, selalu berat untuk mengangkat kaki di langkah pertama
saat ini, konsentrasi, dan mengalihkan rasa sakit masih menjadi pilihan
untuk menghalau saat gelap itu menghampiri ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar